Kamis, 03 Juli 2014
bincang bincang
Menurut mereka,prabowo layak jd presiden krn tegas dan berwibawa serta membantu langsung pembebasan TKW. Dia anak orang kaya pada rejim soeharto sang ayah adalah pakar ekonomi ,sang jendral menikahi putri sulung soeharto dan menjadi keluarga cendana dan pd akhirnya cerai tanpa jelas.
Pada masa reformasi?sampai skrng prokontra terlibat atau pun tdk terlibat sampaik skrng tak ada yg berani buktikan bahkan negara ini enggan jg mengungkap
Tp pertanyaannya?kenapa mangkir dr tugas dan sidang bahkan lari dri ke luar negeri dan negara memecat dri kesatuan TNI
Dasar patriot sempat terucap mennasionalisasi pihak asing?
Jawabku.
Kita sdh mengalami peristiwa,presiden dri penguasa,orde baru dan lama,jendral,negarawan dan tokoh agama ttp indonesia masih larut dlm kemiskinan.politik indonesia indentik dgn kekuasaan dan memperkaya diri sendiri ato orang lain.dan kini indonesia sdah muak ,indonesia rindu orang jujur dan punya simpatisan kemiskinan,kesederhanaandan rileks yg rendah hati.kita rindu akan gusdur yg no diskriminasi dan mencintai dgn tulus
Prabowo tidak pernah susah krn dia di barisan orang kaya dan saya rasa klo saya banyak uang jg saya bisa jg melakukan pencitraan lgian kan pd waktu yg tdk tepat pd pemilu ditambah lg masalah indonesia bkn itu saja .siapapun pasti punya nurani klo banyak uang?emng di akui dunia tp apakah itu kapasitasyg teruji yg mengatakan siap mennasionalisasi diclaim tdk lg,klo negara melakukan itu kita siap di hukum internasional dan di embargo maupun di tendang dari PBB.cerai,presiden pertama yg tdk setia pd wanita?seperti lari dri NKRI dan hukum(azas praduga tak bersalah) walaupun cerai dr faktor ekonomi ataupun harta itu sdah selayaknya jd pertimbangan.patriot?setiap warga negara itu patriot,jd bohong bodoh yg mengatakan dia patriot
Tp tuhan sdah dekat dgn indonesia,satu persatu sdah dikirim anaknya yg negarawan spti koalisi,indonesia sdah sadar
salam 2 jari
Bangunlah bangsaku
Detik ini dan hari ini tanamkanlah di hatimu
Akar bhineka
Perlengkapilah imanmu dgn kebenaran
Senjatailah kasihmu dgn kepedulian
Jgn ambisius
Memfitnah dan menghina
Salam 2 jari
Untuk indonesia hebat
Tuhan sdah mengetuk hati negarawan dgn revolusi menta
doa
Hanya tuhan yg tahu
Kapan tiba saatnya
Hanya tuhan yg mengerti
Kapan waktunya menjawab
Hanya tuhan yang peduli
Akan semua permasalahanmu...
Jesus berikanlah kekuatanmu padaku
Agar aku menjadi anak anak terangmu....amin
doa
Siapaun anda!
Apapun pekerjaan anda!
Dimanapun asal daerah anda
Jangan jadikan agama menjadi sebuah kekuatan
Tp agama menjadi panutan..
Siapa yg merendahkan dirinya akan di tinggikan ,bukan manusia melainkan Bapa yang di surga..
Thank Yesus atas pagi yg indah
surat untuk pak jokowi
surat untuk mr jokowi
salam 2 jari
pak jokowi semoga salam sejahtera di hati kita
begitu juga dibangsa ini damai dan tentram.
saya sungguh sangat terpengaruh dengan idealisme dan ditambah falsafah hidup
anda yang selalu mau turun ke masyarakat dan mendengar nurani rakyat
.gebrakan anda serta keuletan anda sudah diakui dunia,saya pribadi bangga dengan ideologi revolusi mental bangsa ini
.krena saya lihat para pegawai pemerintahan yg nota bene jabatan0profesi dilabeli dengan uang dan nepotisme jd pada dasarnya acuan saya tetap teguh meski bapak di hina dan dimaki serta di benci.bedirilah tegak dan tersenyumlah krna doa ku akan selalu beserta bapak......indonesia hebat jika dipimpin manusia yang berwibawa dan bersih
kesederhanaanmu adalah hak segalanya,teruslah maju...haleluya
Dekapanmu tertawan di nafasku
Tanpa kutahu engkau menemaniku
Ketika aku berjalan engkau memegang tanganku
Ketika aku bekerja engkau memberi kekuatan padaku
Dan ketika aku tertawa engkau menghiburku
Dan ketika aku lupa
Engkau mengingatkanku
Untuk berdoa
Thank Yesus atas hari yg indah!
Kirimkan malaikatmu dgn rohkudusmu menjaga keluargaku tidur Bapa...
Dalam nama Yesus amin
jiwa yang mati
didalam keremngan senja
dihamparan langit malam
tertawan nostalgia kehidupserupa tapi tak sama
hanya cinta yang membedakan
terpedaya antar cinta atau kasihan
sama saja seperti belengku akan sebuah realita
harapan sekali kali memang menghampiri tapi tak butuh waktu lama telah berlalu
Langganan:
Postingan (Atom)
