Rabu, 29 Februari 2012
dan bila
Dan bila kita hanya tertawa
Membodohi keterbelakangan akan sejarah dunia
Kemanapun langkah berjalan tanpa ada tujuan
Pastinya kita kan terhenti pada kubangan waktu
Berjalan seperti air yang. Mengalir
Dan terhenti di hitamnya kalbu
Tak terpikirkan bahwa dosa di bawa mati
Membodohi keterbelakangan akan sejarah dunia
Kemanapun langkah berjalan tanpa ada tujuan
Pastinya kita kan terhenti pada kubangan waktu
Berjalan seperti air yang. Mengalir
Dan terhenti di hitamnya kalbu
Tak terpikirkan bahwa dosa di bawa mati
kekalahan sang pencinta
Diamku mungkin adalah jawaban terbaikku
Ketika satu persatu menjadi sebuah makna kehidupan
Cinta ini terlahir dri debu yg berasal dri kemiskinan
Aku terlahir dari akar kehidupan yang dialiri nafa skekalahan
Berontak untuk berlari enggan untuk berlari
Sekejap mata menahbiskan kekurangan dgn perbedaan
Yang datang dengan untaian jiwa yg terpatri di kubangan dosa
Penuh harapan membalas keangkuhan
Kesombongan mereka melempari hinaan yang tajam
Kejam bagaikan pasukan sosilo
Tak kenal ampun
Bahkan cengkeraman mereka lebih keras dri baja
Aku diteriakin seperti pemerkosa
Bajuku terkoyak di erangan kejaran yang tak berujung
Nyawaku teranjam meski aku di tengah hutan
Selalu saja bayangan kekejaman mereka memburuku
Hinggap tertidurpun aku enggan untuk bermimpi
Akankah akukan terselamatkan dri cinta yang putih ini
apakah ada kata selain cinta
Cinta ini membunuhku
Aku terpenjara dalam kejaran seribu dewa dewa
Mencintaimu membuatku erlari ke ujung dunia
Wajahmu bersih bernapas nyanyian raja daud
Memperdaya pemikiranku tentang kemiskinan
Sejuta menghampiri dengan untaian debu berserakan
Hadirmu sederhana tanpa serabut kelelahan
Kurasa itukan menjadi sempurna
Dan hingga aku trus berlari dan berlari
Bersembyi di gua gua
Menahan lapar di persembunyian aku selalu berdoa
Jangan sampai pedang mengukur jasadku
Terpenggal tanpa kepala
Daingku berserakan dicabik serigala hutan
Tuhan kirim aku penyelamatku
Ketika satu persatu menjadi sebuah makna kehidupan
Cinta ini terlahir dri debu yg berasal dri kemiskinan
Aku terlahir dari akar kehidupan yang dialiri nafa skekalahan
Berontak untuk berlari enggan untuk berlari
Sekejap mata menahbiskan kekurangan dgn perbedaan
Yang datang dengan untaian jiwa yg terpatri di kubangan dosa
Penuh harapan membalas keangkuhan
Kesombongan mereka melempari hinaan yang tajam
Kejam bagaikan pasukan sosilo
Tak kenal ampun
Bahkan cengkeraman mereka lebih keras dri baja
Aku diteriakin seperti pemerkosa
Bajuku terkoyak di erangan kejaran yang tak berujung
Nyawaku teranjam meski aku di tengah hutan
Selalu saja bayangan kekejaman mereka memburuku
Hinggap tertidurpun aku enggan untuk bermimpi
Akankah akukan terselamatkan dri cinta yang putih ini
apakah ada kata selain cinta
Cinta ini membunuhku
Aku terpenjara dalam kejaran seribu dewa dewa
Mencintaimu membuatku erlari ke ujung dunia
Wajahmu bersih bernapas nyanyian raja daud
Memperdaya pemikiranku tentang kemiskinan
Sejuta menghampiri dengan untaian debu berserakan
Hadirmu sederhana tanpa serabut kelelahan
Kurasa itukan menjadi sempurna
Dan hingga aku trus berlari dan berlari
Bersembyi di gua gua
Menahan lapar di persembunyian aku selalu berdoa
Jangan sampai pedang mengukur jasadku
Terpenggal tanpa kepala
Daingku berserakan dicabik serigala hutan
Tuhan kirim aku penyelamatku
Selasa, 28 Februari 2012
kabarmu
Terdiam aku di kala senja bertanya
Sejauh hati ini menangungi rinduku
Kekasih masih kah teringat dirimu kini
akan cinta yang pernah menjadi indah
Hamparan kerinduan tlah menjelma
Menjadi hantu yg sangat mengecewakan
Kabar buruk dri seberang membisikkan
Seuntai kekalahan terjatuh dlm jerami
Besok engkau akan ersanding dengan sang arjuna
Khianati kerasnya perkara yangkan kuseberangi
Sejauh hati ini menangungi rinduku
Kekasih masih kah teringat dirimu kini
akan cinta yang pernah menjadi indah
Hamparan kerinduan tlah menjelma
Menjadi hantu yg sangat mengecewakan
Kabar buruk dri seberang membisikkan
Seuntai kekalahan terjatuh dlm jerami
Besok engkau akan ersanding dengan sang arjuna
Khianati kerasnya perkara yangkan kuseberangi
sang mempelai
Takkan lagi ada cinta
Takkan lagi bisakan tergantikan
Drimu satu satunya di hatiku
Selamanyakan menjadi hidup dan matiku
Bukan krna cantikmu bkan krna hebatmu
Kesederhanaanmu mengubah langkahku
Kau tunjukkan aku arti dri hidup ini
Disaat jatuh kau kuatkan aku
Inilah ibu yg kupilih menjadi kekasihku
Berikanlah senyummu yang terindah utkmu
Inilah ibu yang kupilih menjadi mempelaiku
Sertakan namanya di dalam doamu
Segalanya kan menjadi indah
Kejujurannya menutupi keangkuhanku$
Takkan lagi bisakan tergantikan
Drimu satu satunya di hatiku
Selamanyakan menjadi hidup dan matiku
Bukan krna cantikmu bkan krna hebatmu
Kesederhanaanmu mengubah langkahku
Kau tunjukkan aku arti dri hidup ini
Disaat jatuh kau kuatkan aku
Inilah ibu yg kupilih menjadi kekasihku
Berikanlah senyummu yang terindah utkmu
Inilah ibu yang kupilih menjadi mempelaiku
Sertakan namanya di dalam doamu
Segalanya kan menjadi indah
Kejujurannya menutupi keangkuhanku$
sang kekasih
Tuhan kaupun mengerti
Hati ini terasa sepi
Bilakah cinta ini kan bertautan
Pada tepian hati yang membisu
Kukecap dan tak kulepas lagi
Untaian cintamu yng dlu pernah ada
Mungkinkah bila semuanya kan berakhir
Pada ujung dunia yg tak bisa mengerti
Kepakkanlah sayapmu menari
Diatas awankan kulukis kan segalanya
Engkaulah hidup dan matiku
Kurebahkan semuanya diatas selimut sang waktu
Mencintaimu adalah keiklasan raga
Kucinta dirimu dengan sejujurnya
Kukan selalu menjadi bintang pujaanmu
Di setiap waktu disetiap saat
Hati ini terasa sepi
Bilakah cinta ini kan bertautan
Pada tepian hati yang membisu
Kukecap dan tak kulepas lagi
Untaian cintamu yng dlu pernah ada
Mungkinkah bila semuanya kan berakhir
Pada ujung dunia yg tak bisa mengerti
Kepakkanlah sayapmu menari
Diatas awankan kulukis kan segalanya
Engkaulah hidup dan matiku
Kurebahkan semuanya diatas selimut sang waktu
Mencintaimu adalah keiklasan raga
Kucinta dirimu dengan sejujurnya
Kukan selalu menjadi bintang pujaanmu
Di setiap waktu disetiap saat
Minggu, 26 Februari 2012
neraka
Aku ini seperti orang tidak mendengar
Orang bodoh yg dtng dri negeri yg hilang
Semua tlah kudiamkan ketika aku melihat keangkuhan para penguasa
Mereka berani mengatakan kebenaran
Kebenaran yangkkan menjadi karang kehidupan
Ketika mati menjadi tanya yang mencekam
Buat apa uang di tangan
Buat apa hidup di ormati
Bila di penghakima terakhir dibakr hidup hidup
Didepan ulama yang benar
Orang bodoh yg dtng dri negeri yg hilang
Semua tlah kudiamkan ketika aku melihat keangkuhan para penguasa
Mereka berani mengatakan kebenaran
Kebenaran yangkkan menjadi karang kehidupan
Ketika mati menjadi tanya yang mencekam
Buat apa uang di tangan
Buat apa hidup di ormati
Bila di penghakima terakhir dibakr hidup hidup
Didepan ulama yang benar
tantang aku
Siapa berani menyanggah aku
Dan menantang perkataanku
Negeri ylah peuh dengan orang orang berzinah
Aku melihat ada yg mengerikan
Janganlah marah bila aku bicara
Presiden bangsa ini sudah menyerupai setan
Dan menantang perkataanku
Negeri ylah peuh dengan orang orang berzinah
Aku melihat ada yg mengerikan
Janganlah marah bila aku bicara
Presiden bangsa ini sudah menyerupai setan
doa sang pemberontak
Air mataku terus menerus bercucuran
Janganlah engkau tutupi telingamu dgn kebencian
Engaku tlah melihat ketidakadilan di antarkan di negeri ini
Engaku menyelubungi dirimu dgn awan
Seperti burung mereka memburu keserakahan
Lidah bayi membisu di tepian rindu tetek ibunya
Susu dibeli dgn ratapan kesedihan yg dalam
Dan ada lagi yang beli kukatakan
Lihatlah mereka bertanya
Kenajisanya melekat pada ujung bajunya
Dlam kesombongan yg menyala nyala
Tanpa belas kasihan memperkosa putri negeri ini
Menelanjangi tanpa ada ratapan
Membunuh segala yang menantang
Tarpaku di pohon pohon tua
Tuhan adalah bagianku
Sebab itu aku berharap padamu
Aku merintih krna debaran jantungku
Kekuatanku hilang
Orang orang memburuku krna ucapanku
Memasang jerat pada semua orng mendengar
memberontak kepada negeri
Jika aku mengabaikan hakku hidup untuk negeri
Apakah ada yangkan bangkit dri tanah kemiskinan
Mengangkat pedang dengan gagahnya
Aku takkan membiarkan mulutku berbuat dosa
Atau memakan makanan yg menjadi bagian anak yatim piatu
Maka biarlah apa yang kuperjuangkan dimakan orang lain
Aku sudah menyerupai debu dan abu
Bersembunyi dri goa ke goa
Sehabis bicaraku tidak ada seorangpun yang mau melanjutka
Mati adalah segalanya bagiku
Janganlah engkau tutupi telingamu dgn kebencian
Engaku tlah melihat ketidakadilan di antarkan di negeri ini
Engaku menyelubungi dirimu dgn awan
Seperti burung mereka memburu keserakahan
Lidah bayi membisu di tepian rindu tetek ibunya
Susu dibeli dgn ratapan kesedihan yg dalam
Dan ada lagi yang beli kukatakan
Lihatlah mereka bertanya
Kenajisanya melekat pada ujung bajunya
Dlam kesombongan yg menyala nyala
Tanpa belas kasihan memperkosa putri negeri ini
Menelanjangi tanpa ada ratapan
Membunuh segala yang menantang
Tarpaku di pohon pohon tua
Tuhan adalah bagianku
Sebab itu aku berharap padamu
Aku merintih krna debaran jantungku
Kekuatanku hilang
Orang orang memburuku krna ucapanku
Memasang jerat pada semua orng mendengar
memberontak kepada negeri
Jika aku mengabaikan hakku hidup untuk negeri
Apakah ada yangkan bangkit dri tanah kemiskinan
Mengangkat pedang dengan gagahnya
Aku takkan membiarkan mulutku berbuat dosa
Atau memakan makanan yg menjadi bagian anak yatim piatu
Maka biarlah apa yang kuperjuangkan dimakan orang lain
Aku sudah menyerupai debu dan abu
Bersembunyi dri goa ke goa
Sehabis bicaraku tidak ada seorangpun yang mau melanjutka
Mati adalah segalanya bagiku
cinta
Terlalu bodoh bagiku untuk mencinta
Terlalu angkuh aku mengisyaratkan cinta
Dan terlalu gila aku mencintaimu dengan kata
Biarlah engakau mengartikannya sendiri
Karena cinta adalah cinta
Cinta yang mencintaimu di sepanjang hidupmu
Terlalu angkuh aku mengisyaratkan cinta
Dan terlalu gila aku mencintaimu dengan kata
Biarlah engakau mengartikannya sendiri
Karena cinta adalah cinta
Cinta yang mencintaimu di sepanjang hidupmu
cemburu
Jangan di diamkan hati yang cemburu
Kibaskan dengan suara yg lantang
Dan biar menjadi kenangan
Aku pernah memakimu
Kibaskan dengan suara yg lantang
Dan biar menjadi kenangan
Aku pernah memakimu
mengagumimu cinta
Hentakan kemalasan itu seakan tak enggan kembalo bercerita
Menampar kesepian akan gelora yang terpenggal
Hadir dengan cinta yang membisu
Mengagumi kekasih tanpa ada jejak misterius
Cinta menguatkanku akan kebenaran
Kebenaran teruji mendasari titik nadir ke rakusan
Keserakahan waktu mengingatkan kita
Lembaran demi lembaran kisah tlah terpatri
Bernuliskan noda langkah hitam
Terbungkan dalam cinta yang tersipu mengagumimi
Di bawah kemiskinan
Itu aku mentari
Itu aku sang puitis
Melangkahi waktu isyaratkan kebohongan
Kebohongan yang terikat pada satu elemen
Ingin di cintai debupun menjadi andalan
Agar dirimu terpikat dlm rumah cintaku
Dimanakah aku sandarkan kemerahan hati yg membeku
Terlalu lama mendiam dlam keraguan
Kibaskan angan terbalik di bawah kaki
Cinta ini kembali menguatkanku
Dihamparan senja
Melukis wajahmu di bagian depan pemikiran
Mengagumimu
Dibalik dinding kemiskinan
Mengagumimu diantara kasta yag tak terbayarkan
Dan biarlah kemiskinan ini terpaku di atas tahta cinta
Menampar kesepian akan gelora yang terpenggal
Hadir dengan cinta yang membisu
Mengagumi kekasih tanpa ada jejak misterius
Cinta menguatkanku akan kebenaran
Kebenaran teruji mendasari titik nadir ke rakusan
Keserakahan waktu mengingatkan kita
Lembaran demi lembaran kisah tlah terpatri
Bernuliskan noda langkah hitam
Terbungkan dalam cinta yang tersipu mengagumimi
Di bawah kemiskinan
Itu aku mentari
Itu aku sang puitis
Melangkahi waktu isyaratkan kebohongan
Kebohongan yang terikat pada satu elemen
Ingin di cintai debupun menjadi andalan
Agar dirimu terpikat dlm rumah cintaku
Dimanakah aku sandarkan kemerahan hati yg membeku
Terlalu lama mendiam dlam keraguan
Kibaskan angan terbalik di bawah kaki
Cinta ini kembali menguatkanku
Dihamparan senja
Melukis wajahmu di bagian depan pemikiran
Mengagumimu
Dibalik dinding kemiskinan
Mengagumimu diantara kasta yag tak terbayarkan
Dan biarlah kemiskinan ini terpaku di atas tahta cinta
Sabtu, 25 Februari 2012
melihat
Mataku kusam dgn air mata
Tak ada petunjuk dri awan
Krna jalanku luas bagai samudera jauhnya
Krna inilah aku menangis
Rak ada lgi di negeri ini yg perlu di hormati
Tak ada petunjuk dri awan
Krna jalanku luas bagai samudera jauhnya
Krna inilah aku menangis
Rak ada lgi di negeri ini yg perlu di hormati
malu
Aku tlah menyembunyikan mukaku
Sebab cintaku tlah di makan waktu
Tergantung gantung di atas awan
Mencintaimu dari jauh tanpa sepatah kata
Dan rasa sakit menggema
Hadir ketika kutahu sglanya
Cintamu tlah terikat di wajah pribumi
Sebab cintaku tlah di makan waktu
Tergantung gantung di atas awan
Mencintaimu dari jauh tanpa sepatah kata
Dan rasa sakit menggema
Hadir ketika kutahu sglanya
Cintamu tlah terikat di wajah pribumi
Jumat, 24 Februari 2012
Kata orang ,bila manusia memiliki pikiran yg agamis selayaknyalah dirinya langsung melihat langit.jangan pernah berpikir bahwa kita hanya bisa melangkah bila hanya berpedoman selalu tentang agama.lakukanlah apa yang pantas engkau lakukan dengan memberikan senyuman ke segala penjuru krna hanya senyuman yang mampu menyelamatkan negeri dari sikap pragmatis para penguasa bangsa ini.hendaklah kita berpikir akan suatu kemajuan bangsa ini bila tidak di landasi semangat pancasila dan mengalir idealisme kebangsaan negeri ini menunggu waktunya krna tanpa sengaja kita menciptakan ribuan henerasi pemalas,pemberontak,bodoh yang suatu saat akan menjadi bumerang bangsa kita hingga sampai kapanpun negeri ini hanya akan melangkah di tempat.agama memiliki doktrin yang berbeda tentang kebangsaan yang acapkali kita dengar hanya menjadi tameng,patung yang tidak perlu ditakuti dan dihindari krna kita mengetahui bahwa dimanapun kita menemukan agama setiap bangsa jika kita berseru kpd tuhan ataupun suatu saat membagikab ke tangan yang membutuhkan hasil keserakahan ttg masa lalu dgn menutupi kesalahan masa lalu ,dimana tuhan pun akan mengampuni.jd menurut saya bila koruptor pun di tahbiskan kesaksiannya dengan kitab suci sama aja tak ada artinya bila mengayomi kpda nilai kepercayaan,toh suatu saat saya bisa mensucikan dri saya dengan cara menyantuni anak yatim,membangun rumah ibadah,berbuat baik buat kpda orang lain dgn tanpa sengaja bahwa sesungguhnya apa yang dia pikirkan tuhan itu akan mengerti.sebenarnya doktrin sudah menyalahi kaidah agama tetapi bagi orang yang salah,terjerat pidana ya mau tak mau ya menghalalkan segala cara agar bagaimana bisa lepas dri sanksi.hanya satu kata bagi kita,TUHAN ITU MAHA TAHU.
Kekejian para akademis ini tlah menjadi acuan bagi kita bahwa kebijaksaannya sebagai wakil dri rakyat acapkali terlihat seperti sinetron sineteon yang kejar tayangnya mepet krna mereka jg sudah dilengkapi menahan rasa malu.tuduh menuduh sudah lukisan makanan masyarakat kita sehari hari jd tak usah heran bila hari ke hari mereka mampang di surat kabar .dari sketsa tdi kita sudah melihat mereka memiliki kekeluargaan yang dashyat
Dimana bila ada teman separtai terjerat kasus pidana beramai ramai membela meski dengan mata keranjang atapun anak SD pun tahu diaa bersalah tetap saja di bela habis habisan maka krna itu apakah negara ini masih layaj menjadi acuan yang acapkali menimbulkan rasa malu bagi negeri sendiri.apa yang di pikirkan mereka menyakiti negeri krna mereka tidak berlandaskan ideologi negara ini.
Bangsa ini membutuhkan manusia yang darahnya mengalir semangat pancasila,kejujuran dan. Mengatas namakan kesejateraan rakyat dimna tidak membutuhkan kantor yang triliunan
Kekejian para akademis ini tlah menjadi acuan bagi kita bahwa kebijaksaannya sebagai wakil dri rakyat acapkali terlihat seperti sinetron sineteon yang kejar tayangnya mepet krna mereka jg sudah dilengkapi menahan rasa malu.tuduh menuduh sudah lukisan makanan masyarakat kita sehari hari jd tak usah heran bila hari ke hari mereka mampang di surat kabar .dari sketsa tdi kita sudah melihat mereka memiliki kekeluargaan yang dashyat
Dimana bila ada teman separtai terjerat kasus pidana beramai ramai membela meski dengan mata keranjang atapun anak SD pun tahu diaa bersalah tetap saja di bela habis habisan maka krna itu apakah negara ini masih layaj menjadi acuan yang acapkali menimbulkan rasa malu bagi negeri sendiri.apa yang di pikirkan mereka menyakiti negeri krna mereka tidak berlandaskan ideologi negara ini.
Bangsa ini membutuhkan manusia yang darahnya mengalir semangat pancasila,kejujuran dan. Mengatas namakan kesejateraan rakyat dimna tidak membutuhkan kantor yang triliunan
Kamis, 23 Februari 2012
si raja uang
Harapan di balik sebuah pertanyaan
Yang hinggap seperti debu di jubah
Mengendus pepatah lama tentang syair kehidupan
Terganjal bagai mimpi yg bersandar pada dinginnya malam
Pernahkah anda tergadai dlam milyaran rupiah
Tersangkut dlam harga diri yang terkejar
Bagai mentari yang panasnya menyebalkan begitu jugalah ttg perbankan
Menguliti si miskin dengan syair syair keuntungan
Memangsa dengan laknat tak pake agama
Berlomba seperti bangsawan rindu dgn keperawanan
Bersekutu dengan pria berdasi diambang jendela negeri
Siapa yang perlu di pertanyakan
Perdebatanmu dijadikan bagai merebut raja rimba
Buas dan ganas tanpa perlawan
Sekali hjentak langsung termakan
Si raja uang berjalan tanpa pakaian dalam
Gadis muda terpengaruh dengan mudahnya terperangkap
Dikasih emas cintamu rela di mandiin
Jadi ambangan di hitam takdir sunnah
Pembelot berpesta dgn hasil mengangkai anak negeri
Menawarkan kezaliman menjadi teman
Yang hinggap seperti debu di jubah
Mengendus pepatah lama tentang syair kehidupan
Terganjal bagai mimpi yg bersandar pada dinginnya malam
Pernahkah anda tergadai dlam milyaran rupiah
Tersangkut dlam harga diri yang terkejar
Bagai mentari yang panasnya menyebalkan begitu jugalah ttg perbankan
Menguliti si miskin dengan syair syair keuntungan
Memangsa dengan laknat tak pake agama
Berlomba seperti bangsawan rindu dgn keperawanan
Bersekutu dengan pria berdasi diambang jendela negeri
Siapa yang perlu di pertanyakan
Perdebatanmu dijadikan bagai merebut raja rimba
Buas dan ganas tanpa perlawan
Sekali hjentak langsung termakan
Si raja uang berjalan tanpa pakaian dalam
Gadis muda terpengaruh dengan mudahnya terperangkap
Dikasih emas cintamu rela di mandiin
Jadi ambangan di hitam takdir sunnah
Pembelot berpesta dgn hasil mengangkai anak negeri
Menawarkan kezaliman menjadi teman
Rabu, 22 Februari 2012
orang tebusan tuhan
Majulah hai para pengecut
Majulah berperang
Sebab negeri ini akan sunyi sepi
Pedang akan makan sampai kenyang
Tajamkanlah tombakmu
Singkirkanlah batu batu
Sampai ke ujung bumi
Kita tlah dipersiapkan di pintu pintu pemberontakan
engkau akan disebut
Orang orang tebusan tuhan
Majulah berperang
Sebab negeri ini akan sunyi sepi
Pedang akan makan sampai kenyang
Tajamkanlah tombakmu
Singkirkanlah batu batu
Sampai ke ujung bumi
Kita tlah dipersiapkan di pintu pintu pemberontakan
engkau akan disebut
Orang orang tebusan tuhan
Selasa, 21 Februari 2012
jelaskan artimu
Jelaskanlah padaku arti dri bunga bunga
Tersiram di bawah pancaran mentari
Enggan menawarkan wanginya kpd kumbang
Malukah kita menatap negeri ini
Hari berganti tanpa ada tujuan
Penguasa punya mimpi aneh aneh
Kekanakan memangsa situan poniman
menjadi artis lebih bijak daripada menjadi presiden
Tersiram di bawah pancaran mentari
Enggan menawarkan wanginya kpd kumbang
Malukah kita menatap negeri ini
Hari berganti tanpa ada tujuan
Penguasa punya mimpi aneh aneh
Kekanakan memangsa situan poniman
menjadi artis lebih bijak daripada menjadi presiden
kutrima semua
Kutrima semua apa yang engkau ucapkan
Caci dan makilah akui sekuat kemarahanmu selagi ada
Teriakkanlah seribu kenajisan di balik tubuh indahmu
Ratakanlah apa yang ada dipikiranmu
Hingga duniapun tersungkur ke alam
Membelakangimu dengan sebutan kekasih
Pernahkah engkau tersirat di bundaran jingga
Disisinya mengalir di dua tujuan
Caci dan makilah akui sekuat kemarahanmu selagi ada
Teriakkanlah seribu kenajisan di balik tubuh indahmu
Ratakanlah apa yang ada dipikiranmu
Hingga duniapun tersungkur ke alam
Membelakangimu dengan sebutan kekasih
Pernahkah engkau tersirat di bundaran jingga
Disisinya mengalir di dua tujuan
erangan di pagi hari
Senja datang tiba tiba
Enyahkan erangan terpancar di saluran pelangi
Kicauan burung menanti senyuman
Segala risalah hati menyambar menyentuh jiwa
Hari esok akankah kembali
Menurut waktu terpancar kemiskinan anak negeri
Berlari senja menampar kemarahan langit
Terdiam diatas kezaliman penguasa
Bangga akan kebinasaan para laknat di jembatan
Beralaskan kardus dan dinginnya membunuh idealisme
Terlahir pun enggan untuk hidu
Kesepian mentari menyelimuti naluri
Kutanyalan pada pelngi yang tergantung di langit siantar
Tak menyerupai seindah mimpi
Kembali cinta tersudut di ambang persawahan
Tenaga terbayar dengna erangan keserakan
Mengutuki siapa saja yang di depan menantang
Hidup adalah kesejahteraan anak negeri
Terlunaskan di pembangkangan
Pikiran mewarnai dengan seribu kesombongan
Sandaran gelora ketakutan akan sebuah tujuan negeri
Kini di pertanyakan dihadapan mahkamah konstitusi
Penguasa bernyali dlam sederet kecongkakan
Menjadi aktor di kala negeri berkabung
Apa yang harus kita perdebatkan
Hanyalah sandiwara kebodohan
Tenggelam selagi bisa lari
Melihat saja kita tertawa
Apakah masih ada yang ditertawakan
Ketika anjing anjing mentri sibuk nerimajinasi
Apakah masih ada di tawarkan
Ketika anak negeri tersangkur di persawahan
Apakah ada yangkan kita bicarakan
Bila dengkuran sang penguasa menjijikkan
Besok akan tambah lagi penghecut di negeri ini
Menyesal hidup tanah pertiwi
Enyahkan erangan terpancar di saluran pelangi
Kicauan burung menanti senyuman
Segala risalah hati menyambar menyentuh jiwa
Hari esok akankah kembali
Menurut waktu terpancar kemiskinan anak negeri
Berlari senja menampar kemarahan langit
Terdiam diatas kezaliman penguasa
Bangga akan kebinasaan para laknat di jembatan
Beralaskan kardus dan dinginnya membunuh idealisme
Terlahir pun enggan untuk hidu
Kesepian mentari menyelimuti naluri
Kutanyalan pada pelngi yang tergantung di langit siantar
Tak menyerupai seindah mimpi
Kembali cinta tersudut di ambang persawahan
Tenaga terbayar dengna erangan keserakan
Mengutuki siapa saja yang di depan menantang
Hidup adalah kesejahteraan anak negeri
Terlunaskan di pembangkangan
Pikiran mewarnai dengan seribu kesombongan
Sandaran gelora ketakutan akan sebuah tujuan negeri
Kini di pertanyakan dihadapan mahkamah konstitusi
Penguasa bernyali dlam sederet kecongkakan
Menjadi aktor di kala negeri berkabung
Apa yang harus kita perdebatkan
Hanyalah sandiwara kebodohan
Tenggelam selagi bisa lari
Melihat saja kita tertawa
Apakah masih ada yang ditertawakan
Ketika anjing anjing mentri sibuk nerimajinasi
Apakah masih ada di tawarkan
Ketika anak negeri tersangkur di persawahan
Apakah ada yangkan kita bicarakan
Bila dengkuran sang penguasa menjijikkan
Besok akan tambah lagi penghecut di negeri ini
Menyesal hidup tanah pertiwi
Jumat, 17 Februari 2012
kematian
Kematian datang tak seperti halilintar
Menghanguskan siapa saja yg menantang
Bertemankan kerakusan dia datang tak kenal pilihan
Miskin kaya di tendang ke angkara murka
Siapakah saudara dengan kebijakan penguasa
Berani bicarta dengan lantang tanpa palsafah bangsa
Dengan sengaja membunuh mimpi anak bangsa
Menyeret ke pintu pintu gerbang para pejuang sejarah
Ada saatnya andakan dizolimi di tempat yg berbeda
Dimana tuhan yg langsung mendakwah
Menghanguskan siapa saja yg menantang
Bertemankan kerakusan dia datang tak kenal pilihan
Miskin kaya di tendang ke angkara murka
Siapakah saudara dengan kebijakan penguasa
Berani bicarta dengan lantang tanpa palsafah bangsa
Dengan sengaja membunuh mimpi anak bangsa
Menyeret ke pintu pintu gerbang para pejuang sejarah
Ada saatnya andakan dizolimi di tempat yg berbeda
Dimana tuhan yg langsung mendakwah
cinta
Cinta adalah bisikan kebodohan
Menuai diatas penderitaan yang cukup panjang
Merajai impian ditepi kebodohan
Dan meneriaki kita dgn sejuta kemarahan
Menuai diatas penderitaan yang cukup panjang
Merajai impian ditepi kebodohan
Dan meneriaki kita dgn sejuta kemarahan
kematian adalah kebahagian
Senandung rindu di jiwa yang tlah membisu
Memudar kemerahan terlihat tak lagi perawan
Pujangga menari diatas serpihan kaca kehidupan
Terperanjat dlam realita fatamorgana pelangi hitam putih
Hentakan mentari menyambar nyambar di atas angkuhnya waktu yg sombong
Sedetik saja tak bisa tertawan
Menunggu mati adalah kebahagian
Sebelum kita katanya terhapus dlam sejarah
Apakah ada yang perlu di pertanyakan
Apakah ada yang mampu menjadi bijak
Ketika penguasa berlarian dri bukit
Bertelanjang dada seperti pangeran
Ironis mengatakan kebenaran dan keadilan menyapa kaum dhuafa
Merasa bangga ttg kejayaan di atas perut buncit para manusia laknat
Seribu seragam bisa ditawar dengan celana dalam pra biduan bermata sempit
Menata pribumi dengan erangan serigala
Siapa saja pasti terkejut
Kejam terdiam di dapur si tuan miskin
Kita terpenjara di gulungan jaman yg tak bertuan
Seperti itulah kita
Kita hanya mengakhiri sebuah tanya
Tanapa ada jawaban yg terdengar di ujung dunia
Kematian adalah kebagian yang tak terjamah
Memudar kemerahan terlihat tak lagi perawan
Pujangga menari diatas serpihan kaca kehidupan
Terperanjat dlam realita fatamorgana pelangi hitam putih
Hentakan mentari menyambar nyambar di atas angkuhnya waktu yg sombong
Sedetik saja tak bisa tertawan
Menunggu mati adalah kebahagian
Sebelum kita katanya terhapus dlam sejarah
Apakah ada yang perlu di pertanyakan
Apakah ada yang mampu menjadi bijak
Ketika penguasa berlarian dri bukit
Bertelanjang dada seperti pangeran
Ironis mengatakan kebenaran dan keadilan menyapa kaum dhuafa
Merasa bangga ttg kejayaan di atas perut buncit para manusia laknat
Seribu seragam bisa ditawar dengan celana dalam pra biduan bermata sempit
Menata pribumi dengan erangan serigala
Siapa saja pasti terkejut
Kejam terdiam di dapur si tuan miskin
Kita terpenjara di gulungan jaman yg tak bertuan
Seperti itulah kita
Kita hanya mengakhiri sebuah tanya
Tanapa ada jawaban yg terdengar di ujung dunia
Kematian adalah kebagian yang tak terjamah
siapa yg bijaksana
Siapa yg bijaksana biarlah ia memahami ini
Pintu pintu di sungai sungai tlah dibuka
Engkau penuh kemabukan dan dukacita
Bangsa bangsa tlah mendengar ttg celamu
Anak anak yg pernah engkau tindas akan dtng kepadamu
Dengan pedang merajai diatas langitmu
Dan memperkosa putri ketika matamu tak terjaga
Dan mentasbiskan darahnya didpn wajahmu
Seperti halnya akupunkan tertawa
Menatap nanar wajahmu hilang di hamparan keagungan sang khalik
Dan tertawalah yg menatapmu
Krna jalanmu pedih dan penuh benci
Biarlah itu menjadi saksi
Sejarahkan terukir didlam hati
Pintu pintu di sungai sungai tlah dibuka
Engkau penuh kemabukan dan dukacita
Bangsa bangsa tlah mendengar ttg celamu
Anak anak yg pernah engkau tindas akan dtng kepadamu
Dengan pedang merajai diatas langitmu
Dan memperkosa putri ketika matamu tak terjaga
Dan mentasbiskan darahnya didpn wajahmu
Seperti halnya akupunkan tertawa
Menatap nanar wajahmu hilang di hamparan keagungan sang khalik
Dan tertawalah yg menatapmu
Krna jalanmu pedih dan penuh benci
Biarlah itu menjadi saksi
Sejarahkan terukir didlam hati
Kamis, 16 Februari 2012
nazar
Engkau sombong krna kecantikanmu
Sebab aku tahu dosamu berjumlah besar
Bangkilah dan pergilah
Kemana langkahmu kan berhenti seiring waktu yang mendesis
Sebelum menteri merajai langit
Rayakanlah hri kebebasanmuu di batas kemanusiaan
Sebab tidak akan ada lagi orng dursila
Menatap tajam wajahmu
Dgn nafsu terkubur disamping ilalang
Sebab aku tahu dosamu berjumlah besar
Bangkilah dan pergilah
Kemana langkahmu kan berhenti seiring waktu yang mendesis
Sebelum menteri merajai langit
Rayakanlah hri kebebasanmuu di batas kemanusiaan
Sebab tidak akan ada lagi orng dursila
Menatap tajam wajahmu
Dgn nafsu terkubur disamping ilalang
Minggu, 12 Februari 2012
berpalinglah kepadaku
Berpalinglah kpdku dan kasihanilah aku
Aku membasuh tanganku di atas kemunafikan
Lihatlah betapa banyaknya musuhku
Dan bagaimana mereka membenci
Dan mengutukiku
Aku menggiling keangkuhan seperti debu dipusara angin
Mencampakkan mereka ke lautan
Mereka ketakutan mendengar suaraku
Karena tanganku mengajar perang. Dengan ganasnya
Singa mengaung singa merauang
Kemusnahan dan kelaparan akan akutertawakan
Krna bukan dri debu terbit bencana
Tetapi dri jiwa terlahir keserakahan
Penguasa menggagalkan rancangan orng orng cerdik
Dan bukan dri tanah tumbuh kesusahan
Melainkan manusia serakah
Yang bangga dengan segala keangkuhannya
membeli manusia menjadi malaikat penjaganya
Akan ada seseorang yang dipilih menjadi penyelamat
Yang dtng dri kejauhan tanpa ada sejarah
Bertanya tanyalah tentang orng orng jaman dahulu
Ia seperti tumbuh tumbuhan yg msih segar di panas matahari
Akarnya membelit timbunan batu
Dan suaranya lantang sprti halilintar
Yang melakukan perbuatan perbuatan besar yg tak terduga
Dan memerintah matahari di tangannya shingga tidak terbit
Dan berkelana diatas gelombanglaut
Aku membasuh tanganku di atas kemunafikan
Lihatlah betapa banyaknya musuhku
Dan bagaimana mereka membenci
Dan mengutukiku
Aku menggiling keangkuhan seperti debu dipusara angin
Mencampakkan mereka ke lautan
Mereka ketakutan mendengar suaraku
Karena tanganku mengajar perang. Dengan ganasnya
Singa mengaung singa merauang
Kemusnahan dan kelaparan akan akutertawakan
Krna bukan dri debu terbit bencana
Tetapi dri jiwa terlahir keserakahan
Penguasa menggagalkan rancangan orng orng cerdik
Dan bukan dri tanah tumbuh kesusahan
Melainkan manusia serakah
Yang bangga dengan segala keangkuhannya
membeli manusia menjadi malaikat penjaganya
Akan ada seseorang yang dipilih menjadi penyelamat
Yang dtng dri kejauhan tanpa ada sejarah
Bertanya tanyalah tentang orng orng jaman dahulu
Ia seperti tumbuh tumbuhan yg msih segar di panas matahari
Akarnya membelit timbunan batu
Dan suaranya lantang sprti halilintar
Yang melakukan perbuatan perbuatan besar yg tak terduga
Dan memerintah matahari di tangannya shingga tidak terbit
Dan berkelana diatas gelombanglaut
Sabtu, 11 Februari 2012
dimanakah!
Dimanakah orang orang bijaksanamu
Hai semua penduduk dunia
Sia sialah engkau bangun pagi pagi dan duduk duduk. Sampai jauh malam
Lebih baik nerlindung pada tuhan dripda percaya kpd bangsawan
Hai semua penduduk dunia
Sia sialah engkau bangun pagi pagi dan duduk duduk. Sampai jauh malam
Lebih baik nerlindung pada tuhan dripda percaya kpd bangsawan
dimanakah engkau!
Dimanakah engkau ketika aku meletakkan dasar bumi
Terdengarkah suara nafiri memanggilmu tiada henti
Pekik perangnya menyatakan sesuatu keganjilan
Dari sebelah utara muncul sinar keemasan
Si pembual tlah terlahir kebumi
Angkatlah kepalamu wahai pintu pintu gerbang
Bangsa bangsa ribut melupakan penindasan
Tajamilah anak panahmu dengan iringan lagu syahdu
Tak gentar meskipun halilintar menghadang di haluan
Dengan angin selatan engkau membombardir
Bangunlah sebab jiwa kami tertanam dalam debu
Bersiaplah untuk berani mengatakan kebenaran
Siang malam mereka hanya mengelilingi negeri
Dengan alasan mencari tujuan
Merancangkan penghancuran anak negeri
Agar tak terlihat di malam yang sepi
Terdengarkah suara nafiri memanggilmu tiada henti
Pekik perangnya menyatakan sesuatu keganjilan
Dari sebelah utara muncul sinar keemasan
Si pembual tlah terlahir kebumi
Angkatlah kepalamu wahai pintu pintu gerbang
Bangsa bangsa ribut melupakan penindasan
Tajamilah anak panahmu dengan iringan lagu syahdu
Tak gentar meskipun halilintar menghadang di haluan
Dengan angin selatan engkau membombardir
Bangunlah sebab jiwa kami tertanam dalam debu
Bersiaplah untuk berani mengatakan kebenaran
Siang malam mereka hanya mengelilingi negeri
Dengan alasan mencari tujuan
Merancangkan penghancuran anak negeri
Agar tak terlihat di malam yang sepi
Kamis, 09 Februari 2012
Lebih baik seperti batu drpd seperti pasir krna lebih baik keras kepala yg di dalam drinya mengalir pemberontakan
Menjadi gila adalah inisiatif terakhirku bila aku tal kuat lagi melihat tingkah para penguasa,berdandan ala amerika
Rencanakanlah yang ada di pikiranmu dan jadikanlah bentangan wawasanmu serta rakitlah menjadi mimpi dengan segala kekuatanmu raihlah yang di kilasi dengan doa dan harapan
Bijaklah hatimu krna sebijak bijaknya hatimu hanya orang yang rendah hati yangkan memiliki akal dan budi
Tidurlah dengan selimut kemerdekaan
Bernapaslah dengan pancasila
Berjuanglah diatas merah putih
Hari ini dan selamanya
Seseorang akan diutus menyelamatkan bangsa ini
Siapkah anda jika anda kan berdiri sebarisan dengan para pemberontak!!
Bangsa yang besar adalah bangsa yg tidak mau sama sekali mnegajarkan generasi tentang sejarah
Kebodohan pergilah datanglah kepengecutan dan biarlah kalian yg menjadi raja di hati
Hidup adalah kekuatan yang berasal dari surga,maka hendaklah kita menjaga raga dengan sgla senyuman
Satu kejujuran dpt menawarkan sejuta kesalahan kita
Tuhan adalah diatas segalanya,dan biarkanlah dirinya yang berkarya di perjalananku
Sangat di sayangkan bila kesempatan itu dibiarkan pergi
Dan menatap jauh seakan tak perduli
Menjadi gila adalah inisiatif terakhirku bila aku tal kuat lagi melihat tingkah para penguasa,berdandan ala amerika
Rencanakanlah yang ada di pikiranmu dan jadikanlah bentangan wawasanmu serta rakitlah menjadi mimpi dengan segala kekuatanmu raihlah yang di kilasi dengan doa dan harapan
Bijaklah hatimu krna sebijak bijaknya hatimu hanya orang yang rendah hati yangkan memiliki akal dan budi
Tidurlah dengan selimut kemerdekaan
Bernapaslah dengan pancasila
Berjuanglah diatas merah putih
Hari ini dan selamanya
Seseorang akan diutus menyelamatkan bangsa ini
Siapkah anda jika anda kan berdiri sebarisan dengan para pemberontak!!
Bangsa yang besar adalah bangsa yg tidak mau sama sekali mnegajarkan generasi tentang sejarah
Kebodohan pergilah datanglah kepengecutan dan biarlah kalian yg menjadi raja di hati
Hidup adalah kekuatan yang berasal dari surga,maka hendaklah kita menjaga raga dengan sgla senyuman
Satu kejujuran dpt menawarkan sejuta kesalahan kita
Tuhan adalah diatas segalanya,dan biarkanlah dirinya yang berkarya di perjalananku
Sangat di sayangkan bila kesempatan itu dibiarkan pergi
Dan menatap jauh seakan tak perduli
Rabu, 08 Februari 2012
Keberanian itu bila diberikan sejuta perjuangan akan menjadi pedang yang tajam
Teriakkanlah mimpimu di atas gelombang lautan
Kita adalah sesuatu bagian yangkan menjadi sayap sayap dunia
Mengejar mimpi sampai ke langit mengejar cinta sampai ke kapernaum
Dan mati di tanah gurun.hidup tanpa cinta sama saja jiwa yang lama tlah terdiam di kubangan sejarah
Diamnya aku hanyalah isyarat kekalahanku
Mencintaimu adalah akhir dr sglanya
Dan apakah cintamukan menyalipkankanku!!
Kekalahan terlahir jika kita hanya pintar untuk tersenyum di ufuk barat
Nama yang indah terukir bagi merka yang terlahir menjadi pahlawan,sebagian hidupnya diberikan kepada sesama yang membutuhkan
Senjata yterhebat adalah pikiranmu maka bersahabtlah dengan pokiranmu sebelum pilkiranmu menjadi musuh terbesarmu
Kepahlawan hanyalah tersirat di buku buku sejarah tetapi kebaikan ,tuhan langsung yang menyiratkan di suratan takdir
Kebaikan itu tidak bisa di beli dengan seribu kilo emas
membunuh atau dibunuh lebih baik dri pada harga diri di pijak pijak
Hanya satu yang kutakuti di dunia adalah orang baik
Ak tak pernah takut pada kekalahan krna kekalahan adalah sahabt terbaikku
Sahabat yang peduli untuk kembali nerjuang
Pemimpin yang bijak hendaklah dirinya selalu bersabar intuk menanggapi keluhan permasalahan bangsa nya
Pahlawan tiada berarti jika hidupnya tergantung di dua dunia yang berbeda
Cinta
Ijinkanlah aku tertawa
Biarlah angin itu menamparku di atas gelombang samudera
Dibalik keangkuhan sang ksatria
Berjuang di atas tahta cinta
Cinta adalah sutu kisah yang mampu membuat kita bisa melakukan apapun
Teriakkanlah mimpimu di atas gelombang lautan
Kita adalah sesuatu bagian yangkan menjadi sayap sayap dunia
Mengejar mimpi sampai ke langit mengejar cinta sampai ke kapernaum
Dan mati di tanah gurun.hidup tanpa cinta sama saja jiwa yang lama tlah terdiam di kubangan sejarah
Diamnya aku hanyalah isyarat kekalahanku
Mencintaimu adalah akhir dr sglanya
Dan apakah cintamukan menyalipkankanku!!
Kekalahan terlahir jika kita hanya pintar untuk tersenyum di ufuk barat
Nama yang indah terukir bagi merka yang terlahir menjadi pahlawan,sebagian hidupnya diberikan kepada sesama yang membutuhkan
Senjata yterhebat adalah pikiranmu maka bersahabtlah dengan pokiranmu sebelum pilkiranmu menjadi musuh terbesarmu
Kepahlawan hanyalah tersirat di buku buku sejarah tetapi kebaikan ,tuhan langsung yang menyiratkan di suratan takdir
Kebaikan itu tidak bisa di beli dengan seribu kilo emas
membunuh atau dibunuh lebih baik dri pada harga diri di pijak pijak
Hanya satu yang kutakuti di dunia adalah orang baik
Ak tak pernah takut pada kekalahan krna kekalahan adalah sahabt terbaikku
Sahabat yang peduli untuk kembali nerjuang
Pemimpin yang bijak hendaklah dirinya selalu bersabar intuk menanggapi keluhan permasalahan bangsa nya
Pahlawan tiada berarti jika hidupnya tergantung di dua dunia yang berbeda
Cinta
Ijinkanlah aku tertawa
Biarlah angin itu menamparku di atas gelombang samudera
Dibalik keangkuhan sang ksatria
Berjuang di atas tahta cinta
Cinta adalah sutu kisah yang mampu membuat kita bisa melakukan apapun
Selasa, 07 Februari 2012
Jika ak berpikir satu hal yangkan ada di otakku,kapan aku bisa merasa damai...
Kedamaian hanya dapat dimiliki dengan jiwa yg sudah mati
Kekerasan terjadi bukanlah krna kita mampu untuk menghindari namun kekerasan dpt terjadi krna kita tidak menyadari bahwa hanya binatang yang mencintai kekerasaan
Hidup adalah belajar berdoa
Politik itu indah pada awalnya sdkit kecongkakan bisa menjadi pelacur malam
Tanpa malu mengangkangi martabat bangsa
Politik merupakan suatu ajaran kesombongan bagi kaum cendekiawan yuanmg rela nerdebat seperti orang gila
Kecepatan dalam berpikir adalah kunci sukses untuk menjadi serakah
Buku adalah isi apa uyang kau tanggung jawabkan
Tanyakanlah apa yang ingin engkau sampaikan
Sebelum ak pergi entah kemana
Apa arti dri burung garuda
Bila kebebasan beragama hingga detik ini di jalimi
Bila cinta di tolak
Dukun bertindak
Kata orang gila
Bila cinta ditolak
Puisi berirama
Kegagalan adalah suatu kisah yang menjengkelkan dmna kita sdah mati matian memprjuangkan tetapi kegagalan adalah akhir dri semua kepuasan
Jujur itu sehat
Sehat itu jujur
Sijujurpun mendengkur di kursi bambu
Kemerdekaan yang dibeli sama halnya negeri yang tak punya rasa malu
Kesombongan hanya bisa dikatakan dengan keangkuhan dan hanya orang miskin yang bergaya orang kaya
Negeri yang presiden yang selalu melakukan pencitraan sdh laiknya jendral dan penmguasa menegakkan kampak di depan rumahnya
Kedamaian hanya dapat dimiliki dengan jiwa yg sudah mati
Kekerasan terjadi bukanlah krna kita mampu untuk menghindari namun kekerasan dpt terjadi krna kita tidak menyadari bahwa hanya binatang yang mencintai kekerasaan
Hidup adalah belajar berdoa
Politik itu indah pada awalnya sdkit kecongkakan bisa menjadi pelacur malam
Tanpa malu mengangkangi martabat bangsa
Politik merupakan suatu ajaran kesombongan bagi kaum cendekiawan yuanmg rela nerdebat seperti orang gila
Kecepatan dalam berpikir adalah kunci sukses untuk menjadi serakah
Buku adalah isi apa uyang kau tanggung jawabkan
Tanyakanlah apa yang ingin engkau sampaikan
Sebelum ak pergi entah kemana
Apa arti dri burung garuda
Bila kebebasan beragama hingga detik ini di jalimi
Bila cinta di tolak
Dukun bertindak
Kata orang gila
Bila cinta ditolak
Puisi berirama
Kegagalan adalah suatu kisah yang menjengkelkan dmna kita sdah mati matian memprjuangkan tetapi kegagalan adalah akhir dri semua kepuasan
Jujur itu sehat
Sehat itu jujur
Sijujurpun mendengkur di kursi bambu
Kemerdekaan yang dibeli sama halnya negeri yang tak punya rasa malu
Kesombongan hanya bisa dikatakan dengan keangkuhan dan hanya orang miskin yang bergaya orang kaya
Negeri yang presiden yang selalu melakukan pencitraan sdh laiknya jendral dan penmguasa menegakkan kampak di depan rumahnya
Langganan:
Postingan (Atom)
