Jumat, 28 Desember 2012

mimpi yang terindah

aku datang dengan sejuuta cinta aku pergi dengan sejuta kata sejenak aku terhenti dalam deka[pan rindu hening seperti di taman kota perih mendalam dalam kehampaan dan bayanganmu masih selalu menunggu di senja kirana apakahj aku masih manusia yang terdiam di kala mentari yang sombong menamparku perlahan tapi pasti setiap detik membunuhku.. mengagumimu seperti orang gila yang hilang dikejauhan tanpa suara masih selalu membisu seperti diambang keraguan yang terhenti sejenak

Sabtu, 15 Desember 2012

natal yang hilang

Kurangkai kembali
Satu pertanyaan di dalam jiwa
Terdiamku diantara seribu luka yang tertangis
Kebencian tlaah menjadi pelangi surgaku
Kemiskinan hanya tersenyum di kisahku
Aku pernah memujanya
Kucintai dan kujadikan sebagai hari yg kunanti
Perlahan dan menjauh seperti hampa
$eneriaki kisah hidupku yang berjalan di tempat
Tanah yang merah
Sangat membosankan

Kulihat mereka tawanya di balik baju barunya
Kutatap mereka dengan senyuman tertawan pada kilauan cahaya sepatu baru
Kutatap mereka dengan seindah salju yang setiap wajahnya di olesi kecantikan putri sion
Bersukaria menyambut sang mesias
Tapi apakah natal itu hanya sebuah realita ttg keangkuhan
Kekayaan dan kesombongan
Apa natal yang kau tanyakan
Apa natal yang kau pikirkan
apakah natal hanya hadir dikalangan orang orang terhebat
Yang hebat bernyanyi ,anak paranger.anak pandita dan jago berbicara dikaum par inangon
Apa yang engkau cari
Begitu mudahnya rasa natal kau ganti dengan duniawi
Natal yang sederhana jauh dri pengharapan

Rabu, 12 Desember 2012

masalalu

kurangkai kembAli cerita yangtlah mati di hadapan sang waktu kuingatkan kembali waktuyangtlah pergi kesendirian adalahsebuah keberanian yang terpendam dimanusia kalah tersalib diakardosa yNg rentA dan menanti mati adalah pilihannya kami tertinggaldibelakang sejarah bangsa tak ada yNg perlu di pertanyakan dan jangan pernah membuat harapan semuanya hanyalah sebuah dilemA tak terbayangakan biarlah keajaiban yNg kan menghujani para manusiabijaksana

Kamis, 06 Desember 2012

pengecut

Aku tidak perlu menghormati kebaikan
Aku tak sungkan untuk mengiyakan sesuatu kesalahan dengan satu ucapan
Aku tak perlu untuk dihormati
Dan bila suatu hari aku jatuh dari sebuah kebodohan
Biarlah semua dunia tertawa
Mengaharamkan semuanya menjadi sebongkah kepengecutan
Didalam jiwa yang dianggap sudah lama mati
Tak ada yang bisa dikatakan harapan
Terbungkus di dalam keheningan malam
Seperti serigala yang hatinya tertikam di kubangan dosa
menahan takut menanti fajar menyising