Sabtu, 15 Desember 2012

natal yang hilang

Kurangkai kembali
Satu pertanyaan di dalam jiwa
Terdiamku diantara seribu luka yang tertangis
Kebencian tlaah menjadi pelangi surgaku
Kemiskinan hanya tersenyum di kisahku
Aku pernah memujanya
Kucintai dan kujadikan sebagai hari yg kunanti
Perlahan dan menjauh seperti hampa
$eneriaki kisah hidupku yang berjalan di tempat
Tanah yang merah
Sangat membosankan

Kulihat mereka tawanya di balik baju barunya
Kutatap mereka dengan senyuman tertawan pada kilauan cahaya sepatu baru
Kutatap mereka dengan seindah salju yang setiap wajahnya di olesi kecantikan putri sion
Bersukaria menyambut sang mesias
Tapi apakah natal itu hanya sebuah realita ttg keangkuhan
Kekayaan dan kesombongan
Apa natal yang kau tanyakan
Apa natal yang kau pikirkan
apakah natal hanya hadir dikalangan orang orang terhebat
Yang hebat bernyanyi ,anak paranger.anak pandita dan jago berbicara dikaum par inangon
Apa yang engkau cari
Begitu mudahnya rasa natal kau ganti dengan duniawi
Natal yang sederhana jauh dri pengharapan

Rabu, 12 Desember 2012

masalalu

kurangkai kembAli cerita yangtlah mati di hadapan sang waktu kuingatkan kembali waktuyangtlah pergi kesendirian adalahsebuah keberanian yang terpendam dimanusia kalah tersalib diakardosa yNg rentA dan menanti mati adalah pilihannya kami tertinggaldibelakang sejarah bangsa tak ada yNg perlu di pertanyakan dan jangan pernah membuat harapan semuanya hanyalah sebuah dilemA tak terbayangakan biarlah keajaiban yNg kan menghujani para manusiabijaksana

Kamis, 06 Desember 2012

pengecut

Aku tidak perlu menghormati kebaikan
Aku tak sungkan untuk mengiyakan sesuatu kesalahan dengan satu ucapan
Aku tak perlu untuk dihormati
Dan bila suatu hari aku jatuh dari sebuah kebodohan
Biarlah semua dunia tertawa
Mengaharamkan semuanya menjadi sebongkah kepengecutan
Didalam jiwa yang dianggap sudah lama mati
Tak ada yang bisa dikatakan harapan
Terbungkus di dalam keheningan malam
Seperti serigala yang hatinya tertikam di kubangan dosa
menahan takut menanti fajar menyising

Jumat, 09 November 2012

Hanya orang gila yang memberi grasi bagi para bandar narkoba

Jika kita bijaksana apakah duniakan tertawa bila di indonesia tak ada lagi hargi diri ketika anak perawan dijajankan di halte bus
Trimakasih untukmu chrisjohn dan daud yordan atas semangatmu yg tak pernah surut meski raga mu lelah engkau menghadirkan cerita untuk esok bagi anak bangsa

sang waktu

Bila kumati
Ku ingin engkau tahu
Dan tanamkan dlam hidupmu
Apakah ada waktu kita kelak bertemu
Didalam kesepian biarlah ilalangkan menjadi penghibur
Kuingin bintang mencoba tertawa
Apakah ada bgian dunia yang perlu di hormati
apakah ada yang perlu diselamatkan
Biarlah semua yg dimuliakan menjadi serigala
Dan yang direndahkan menjadi belatung
Krna dari detik ini
Tak ada lagi hari penghakiman

Kamis, 08 November 2012

rindu

kubuka jendela
Dan terlihat mentari
Memberi warna damaikan hatiku
Kuulangi kembali melukis wajahmu di hatiku
Semakin rindu terasa di dada
Masih adakah waktukan menyapa
Hadirmu damaikan hatiku
Apakah tersisa kenangan yg tercipta
Cintamu tlah kibarkan semangatku