Kamis, 20 September 2012

negeri damanik

Presidenku adalah anjing
Parlemenku adalah babi
Mereka adalah binatang yang paling baik hingga mencabik cabik sebangsanya
Pintar berdebat dan tak mau kalah
Berjuang hingga benar walapun rakyat tertawa
Berani menggertak tpi di gertak membara
Tatapan nanar menghardik idealisme bangsa

Polisiku adalah belatung
Kaum jaksa adalah borok
Sama sama mengerikan
Berjalan di ruangan tak bermoral
Menjual moral dihadapan ketuhanan
Merampok orang bodoh kaum bangsa ini
Dan mewariskan kebejatannya kepada keturunannya
Sungguh enggan aku bertanya

Buat apa aku tersinggung ,klo aku tersinggung ak harus ganti profesi dong...wkwkwkwkwkwkkwk
Apakah ada surga nantinya?

Negara:damanik bkn indonesia...
Hanya orang gila yang mengatakan suatu kemenangan yang di raih dengan menghina ketuhanan sebangsanya

Islam adalah saudara jauh kristen camkanlah dlm hatiku itu para penghianat,bukan kita dialiri para nabi nabi itu

Jangan jadikan dirimu penghianat tp jadikanlah dirimu perampok,rampoklah mereka yang tlah mengambil secara diam diam kekayaan bangsa ini


Sesuatu itu adalah harapan yang hadir di depan mata

Berlarilah ke ujung dunia hingga duniapun tertawa di pikiranmu



Tlah lama aku menganggap kantor pengadilan adalah pasar sampah yang menjual para selangkangan..

mimpiku adalah puisiku

Puisi ini adalah mataku melihat jiwaku yg tlah mati
Kueja dengan napas kekalahanku akan arti dri sebuah harapan
Mimpiku adalah puisiku
Mimpi yang hadir di dalam ingatanku
Satu persatu waktu tlah kujalani
Dengan kelam di bawah saungan gelombang armada
Hingga kebimbangan sedekat kematian mendekat
Segumpalan pasukannya ya di depan pintu kehampaan hati
Menerkamku dan mentahbiskanku
Seperti debu dikasur kelas sekolahku dlu
Teringat dimanasemangatku berlomba mencari mimpi
Bertarung di ruang kosong dgn kursi yang berkaki tiga
Aku terlahir dan terbawa napas napas para manusia berjubah
Hingga aku hadir seperti orang yang gila
Dan dipkul dengan kesopanan yang beradab
Mati adalah awal dri kebahagiaan
Berani melawan utk sesuap mimpi anak bangsa
Dan biarlah sepi ini menjadi kain kapanku
Puisiku adalah hidupku
Dan takkan pernah mati
Setiap jaman akan menjadi terang
Hingga senja tak lg perawan
Dan ku mati dengan senyuman

risih

Semenjananya waktu yg terbawa imajinasi orang mati
Dan akupun terjebak dlam keangkuhan sang dunia

Rabu, 05 September 2012

masalalu

Tlah kubungkam rasa takutku di tepian kekalahanku
Kuaduk rata kepengecutanku di bgian terhormat
Berharap waktukan terdiam seperti angin malam
Menangisiku
Apalah artinya hidup dengan cinta bila hanya hadir diheningnya malam
Memelukmu ku jangan
Menatapmu ku enggan
Bahkan mengeja namamu haram bagiku
Inilah cinta diatas beringin berakar
Masalalu tetap mengejarku

wajah negeri

senja reda dibalik falsafah
Dentuman wajah pribumi tak bernyawa
Kemarin ada crita yang datang meniru sang fajar
Melambai l ambai riak bagai halilintar
Mencoba tersenyum di wajah paradigma
Renta sudah wajah ini menyapa
Mengapa masih ada orang bijak bekaca di sungai yang kotor
Terlintas dlam jiwa kemunafikan
Apakahj masih ada yang menjaga pikirannya
Negeri rongsokan oni pergi menjauh..
Dokter di negeriku apakah engkau tak seperti kutilang yang otaknya bnerceceran di selangkangan anak bangsa