Terdiam aku di kala senja bertanya
Sejauh hati ini menangungi rinduku
Kekasih masih kah teringat dirimu kini
akan cinta yang pernah menjadi indah
Hamparan kerinduan tlah menjelma
Menjadi hantu yg sangat mengecewakan
Kabar buruk dri seberang membisikkan
Seuntai kekalahan terjatuh dlm jerami
Besok engkau akan ersanding dengan sang arjuna
Khianati kerasnya perkara yangkan kuseberangi
Selasa, 28 Februari 2012
sang mempelai
Takkan lagi ada cinta
Takkan lagi bisakan tergantikan
Drimu satu satunya di hatiku
Selamanyakan menjadi hidup dan matiku
Bukan krna cantikmu bkan krna hebatmu
Kesederhanaanmu mengubah langkahku
Kau tunjukkan aku arti dri hidup ini
Disaat jatuh kau kuatkan aku
Inilah ibu yg kupilih menjadi kekasihku
Berikanlah senyummu yang terindah utkmu
Inilah ibu yang kupilih menjadi mempelaiku
Sertakan namanya di dalam doamu
Segalanya kan menjadi indah
Kejujurannya menutupi keangkuhanku$
Takkan lagi bisakan tergantikan
Drimu satu satunya di hatiku
Selamanyakan menjadi hidup dan matiku
Bukan krna cantikmu bkan krna hebatmu
Kesederhanaanmu mengubah langkahku
Kau tunjukkan aku arti dri hidup ini
Disaat jatuh kau kuatkan aku
Inilah ibu yg kupilih menjadi kekasihku
Berikanlah senyummu yang terindah utkmu
Inilah ibu yang kupilih menjadi mempelaiku
Sertakan namanya di dalam doamu
Segalanya kan menjadi indah
Kejujurannya menutupi keangkuhanku$
sang kekasih
Tuhan kaupun mengerti
Hati ini terasa sepi
Bilakah cinta ini kan bertautan
Pada tepian hati yang membisu
Kukecap dan tak kulepas lagi
Untaian cintamu yng dlu pernah ada
Mungkinkah bila semuanya kan berakhir
Pada ujung dunia yg tak bisa mengerti
Kepakkanlah sayapmu menari
Diatas awankan kulukis kan segalanya
Engkaulah hidup dan matiku
Kurebahkan semuanya diatas selimut sang waktu
Mencintaimu adalah keiklasan raga
Kucinta dirimu dengan sejujurnya
Kukan selalu menjadi bintang pujaanmu
Di setiap waktu disetiap saat
Hati ini terasa sepi
Bilakah cinta ini kan bertautan
Pada tepian hati yang membisu
Kukecap dan tak kulepas lagi
Untaian cintamu yng dlu pernah ada
Mungkinkah bila semuanya kan berakhir
Pada ujung dunia yg tak bisa mengerti
Kepakkanlah sayapmu menari
Diatas awankan kulukis kan segalanya
Engkaulah hidup dan matiku
Kurebahkan semuanya diatas selimut sang waktu
Mencintaimu adalah keiklasan raga
Kucinta dirimu dengan sejujurnya
Kukan selalu menjadi bintang pujaanmu
Di setiap waktu disetiap saat
Minggu, 26 Februari 2012
neraka
Aku ini seperti orang tidak mendengar
Orang bodoh yg dtng dri negeri yg hilang
Semua tlah kudiamkan ketika aku melihat keangkuhan para penguasa
Mereka berani mengatakan kebenaran
Kebenaran yangkkan menjadi karang kehidupan
Ketika mati menjadi tanya yang mencekam
Buat apa uang di tangan
Buat apa hidup di ormati
Bila di penghakima terakhir dibakr hidup hidup
Didepan ulama yang benar
Orang bodoh yg dtng dri negeri yg hilang
Semua tlah kudiamkan ketika aku melihat keangkuhan para penguasa
Mereka berani mengatakan kebenaran
Kebenaran yangkkan menjadi karang kehidupan
Ketika mati menjadi tanya yang mencekam
Buat apa uang di tangan
Buat apa hidup di ormati
Bila di penghakima terakhir dibakr hidup hidup
Didepan ulama yang benar
tantang aku
Siapa berani menyanggah aku
Dan menantang perkataanku
Negeri ylah peuh dengan orang orang berzinah
Aku melihat ada yg mengerikan
Janganlah marah bila aku bicara
Presiden bangsa ini sudah menyerupai setan
Dan menantang perkataanku
Negeri ylah peuh dengan orang orang berzinah
Aku melihat ada yg mengerikan
Janganlah marah bila aku bicara
Presiden bangsa ini sudah menyerupai setan
doa sang pemberontak
Air mataku terus menerus bercucuran
Janganlah engkau tutupi telingamu dgn kebencian
Engaku tlah melihat ketidakadilan di antarkan di negeri ini
Engaku menyelubungi dirimu dgn awan
Seperti burung mereka memburu keserakahan
Lidah bayi membisu di tepian rindu tetek ibunya
Susu dibeli dgn ratapan kesedihan yg dalam
Dan ada lagi yang beli kukatakan
Lihatlah mereka bertanya
Kenajisanya melekat pada ujung bajunya
Dlam kesombongan yg menyala nyala
Tanpa belas kasihan memperkosa putri negeri ini
Menelanjangi tanpa ada ratapan
Membunuh segala yang menantang
Tarpaku di pohon pohon tua
Tuhan adalah bagianku
Sebab itu aku berharap padamu
Aku merintih krna debaran jantungku
Kekuatanku hilang
Orang orang memburuku krna ucapanku
Memasang jerat pada semua orng mendengar
memberontak kepada negeri
Jika aku mengabaikan hakku hidup untuk negeri
Apakah ada yangkan bangkit dri tanah kemiskinan
Mengangkat pedang dengan gagahnya
Aku takkan membiarkan mulutku berbuat dosa
Atau memakan makanan yg menjadi bagian anak yatim piatu
Maka biarlah apa yang kuperjuangkan dimakan orang lain
Aku sudah menyerupai debu dan abu
Bersembunyi dri goa ke goa
Sehabis bicaraku tidak ada seorangpun yang mau melanjutka
Mati adalah segalanya bagiku
Janganlah engkau tutupi telingamu dgn kebencian
Engaku tlah melihat ketidakadilan di antarkan di negeri ini
Engaku menyelubungi dirimu dgn awan
Seperti burung mereka memburu keserakahan
Lidah bayi membisu di tepian rindu tetek ibunya
Susu dibeli dgn ratapan kesedihan yg dalam
Dan ada lagi yang beli kukatakan
Lihatlah mereka bertanya
Kenajisanya melekat pada ujung bajunya
Dlam kesombongan yg menyala nyala
Tanpa belas kasihan memperkosa putri negeri ini
Menelanjangi tanpa ada ratapan
Membunuh segala yang menantang
Tarpaku di pohon pohon tua
Tuhan adalah bagianku
Sebab itu aku berharap padamu
Aku merintih krna debaran jantungku
Kekuatanku hilang
Orang orang memburuku krna ucapanku
Memasang jerat pada semua orng mendengar
memberontak kepada negeri
Jika aku mengabaikan hakku hidup untuk negeri
Apakah ada yangkan bangkit dri tanah kemiskinan
Mengangkat pedang dengan gagahnya
Aku takkan membiarkan mulutku berbuat dosa
Atau memakan makanan yg menjadi bagian anak yatim piatu
Maka biarlah apa yang kuperjuangkan dimakan orang lain
Aku sudah menyerupai debu dan abu
Bersembunyi dri goa ke goa
Sehabis bicaraku tidak ada seorangpun yang mau melanjutka
Mati adalah segalanya bagiku
cinta
Terlalu bodoh bagiku untuk mencinta
Terlalu angkuh aku mengisyaratkan cinta
Dan terlalu gila aku mencintaimu dengan kata
Biarlah engakau mengartikannya sendiri
Karena cinta adalah cinta
Cinta yang mencintaimu di sepanjang hidupmu
Terlalu angkuh aku mengisyaratkan cinta
Dan terlalu gila aku mencintaimu dengan kata
Biarlah engakau mengartikannya sendiri
Karena cinta adalah cinta
Cinta yang mencintaimu di sepanjang hidupmu
Langganan:
Postingan (Atom)
